Sahabat Guru

Sahabat Guru

Rp 3.711.472 Dari target Rp 100.000.000
Sisa waktu 0 hari

Guru dan pengabdian memang dua kata yang tidak bisa terpisahkan. Menjadi guru honorer memang penuh tantangan. Gaji yang tidak sesuai dengan tugas yang diemban kerap menjadi hambatan di berbagai kesempatan. Guru-guru honorer di Indonesia mengungkapkan menerima gaji yang jauh dari kata layak walaupun telah mengabdi belasan bahkan puluhan tahun tanpa kepastian status kerja. Mereka pun mau tidak mau mencari pekerjaan sampingan demi bertahan hidup.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sampai 2020 jumlah guru non-PNS di Indonesia mencapai 937.228 orang. Dari jumlah tersebut, 728.461 di antaranya berstatus guru honorer sekolah.

Sejalan dengan guru honorer, guru ngaji pun juga memiliki pendapatan yang tidak menentu setiap bulannya. Berbekal hanya dari infak murid yang seikhlasnya setiap bulan, para guru ngaji tak jarang menggunakan dana tabungan pribadi untuk memberikan kenyamanan para murid saat belajar alquran. Dengan penghasilan yang tak menentu dan dibawah kata cukup pula, tak dipungkiri mereka sampai harus berhutang kalau kalau ada kondisi mendesak yang terjadi seperti sakit kritis, biaya pendidikan anak, atau kesehatan anak-istri.

Menjelang Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November, Yakesma memberikan kesempatan bagi Sahabat Madani untuk mengapresiasi guru guru panutan kita dalam campaign kebaikan "Sahabat Guru" Guru Idaman, Guruku Pahlawan.

Melalui campaign kabaikan ini, Sahabat bisa memberikan apresiasi berupa :

• Bantuan usaha sampingan untuk guru ngaji dan guru honorer 

• Servis motor berkala untuk akomodasi mengajar selama 1 tahun

• Bantuan fasilitas TPA untuk guru ngaji

Kisah perjuangan guru honorer dan guru ngaji memang tak akan pernah habis untuk di dengarkan. Namun, perjuangan para pahlawan tanpa tanda jasa juga membuktikan mereka bisa menjadi lentera dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Indonesia melalui jalur pendidikan.

Sahabat.. yuk kita berikan apresiasi dengan campaign kebaikan ini, caranya :

1. Klik Tombol "DONASI SEKARANG"

2. Masukan data diri dan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran ke no. rekening yang tertera

No Tanggal Donatur Nominal
1 2022-12-20 23:13:02 Hamba Allah Rp 26.000,00
2 2022-10-13 00:20:23 Hamba Allah Rp 10.000,00
3 2022-09-06 23:23:29 Hamba Allah Rp 10.000,00
4 2022-07-20 22:55:01 Fulanah Rp 15.000,00
5 2022-07-20 19:28:52 Nurani Istiqamah Rp 50.000,00
6 2022-06-06 22:43:02 Fulanah Rp 10.000,00
7 2022-05-24 22:46:19 Hamba Allah Rp 10.000,00
8 2022-05-16 22:22:14 Rizka dyah utami Rp 10.000,00
9 2022-04-30 03:15:43 Bobby Juan Pradana Rp 562.500,00
10 2022-04-29 02:49:25 Afifah Rp 50.000,00
11 2022-04-28 20:02:47 Halimah T Rp 200.000,00
12 2022-04-27 21:16:27 Salty Rp 280.000,00
13 2022-04-24 10:06:26 Agustika indah mayangsari Rp 334.286,00
14 2022-04-24 04:29:58 Tilawatil Rp 50.000,00
15 2022-04-23 20:41:56 Ilham Hadiana Rp 100.000,00
16 2022-04-22 15:22:22 MISUARNI SILVIANA Rp 50.000,00
17 2022-04-22 14:57:21 Sarpono Rp 593.679,00
18 2022-04-22 08:59:24 Raihana Nadra Alkaff Rp 150.000,00
19 2022-04-20 10:15:19 Linda Tri Maiza Rp 200.000,00
20 2022-04-18 19:50:19 Abi Nailah Rp 10.007,00
21 2022-04-18 07:39:39 Rofifah Yuba Huwaida Rp 10.000,00
22 2022-04-13 01:47:20 Sri Hartati Rp 100.000,00
23 2022-04-12 03:17:33 dwi Rp 100.000,00
24 2022-04-12 02:01:08 Nursafingan Rp 50.000,00
25 2022-04-01 03:43:17 Budiman Muslim Rp 10.000,00
26 2022-03-31 23:39:12 Erlis Rp 10.000,00
27 2022-03-08 22:49:14 Alfian Rp 200.000,00
28 2021-11-30 20:12:12 Alfian Rp 500.000,00
29 2021-11-06 03:27:51 Haryo Wijoseno Rp 10.000,00
Belum ada laporan

Detail Campaign

Guru dan pengabdian memang dua kata yang tidak bisa terpisahkan. Menjadi guru honorer memang penuh tantangan. Gaji yang tidak sesuai dengan tugas yang diemban kerap menjadi hambatan di berbagai kesempatan. Guru-guru honorer di Indonesia mengungkapkan menerima gaji yang jauh dari kata layak walaupun telah mengabdi belasan bahkan puluhan tahun tanpa kepastian status kerja. Mereka pun mau tidak mau mencari pekerjaan sampingan demi bertahan hidup.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sampai 2020 jumlah guru non-PNS di Indonesia mencapai 937.228 orang. Dari jumlah tersebut, 728.461 di antaranya berstatus guru honorer sekolah.

Sejalan dengan guru honorer, guru ngaji pun juga memiliki pendapatan yang tidak menentu setiap bulannya. Berbekal hanya dari infak murid yang seikhlasnya setiap bulan, para guru ngaji tak jarang menggunakan dana tabungan pribadi untuk memberikan kenyamanan para murid saat belajar alquran. Dengan penghasilan yang tak menentu dan dibawah kata cukup pula, tak dipungkiri mereka sampai harus berhutang kalau kalau ada kondisi mendesak yang terjadi seperti sakit kritis, biaya pendidikan anak, atau kesehatan anak-istri.

Menjelang Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November, Yakesma memberikan kesempatan bagi Sahabat Madani untuk mengapresiasi guru guru panutan kita dalam campaign kebaikan "Sahabat Guru" Guru Idaman, Guruku Pahlawan.

Melalui campaign kabaikan ini, Sahabat bisa memberikan apresiasi berupa :

• Bantuan usaha sampingan untuk guru ngaji dan guru honorer 

• Servis motor berkala untuk akomodasi mengajar selama 1 tahun

• Bantuan fasilitas TPA untuk guru ngaji

Kisah perjuangan guru honorer dan guru ngaji memang tak akan pernah habis untuk di dengarkan. Namun, perjuangan para pahlawan tanpa tanda jasa juga membuktikan mereka bisa menjadi lentera dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Indonesia melalui jalur pendidikan.

Sahabat.. yuk kita berikan apresiasi dengan campaign kebaikan ini, caranya :

1. Klik Tombol "DONASI SEKARANG"

2. Masukan data diri dan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran ke no. rekening yang tertera

Laporan Penyaluran

Donatur

Hamba Allah

Berdonasi sebesar Rp 26.000

2022-12-20 23:13:02

Hamba Allah

Berdonasi sebesar Rp 10.000

2022-10-13 00:20:23

Hamba Allah

Berdonasi sebesar Rp 10.000

2022-09-06 23:23:29

Fulanah

Berdonasi sebesar Rp 15.000

2022-07-20 22:55:01

Nurani Istiqamah

Berdonasi sebesar Rp 50.000

2022-07-20 19:28:52

Doa-doa Orang Baik